METROSIANTAR, WahanaNews.co - Persatuan Wartawan Simalungun menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus desakan serius kepada aparat penegak hukum (APH) agar segera mengungkap secara terang dan menyeluruh kasus kematian Gunardi yang jasadnya ditemukan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.
Korban ditemukan pada 24 Maret 2026 sekitar pukul 18.36 WIB dalam kondisi mengenaskan. Hingga saat ini, kasus tersebut dikabarkan belum juga berhasil diungkap aparat penegak hukum (APH).
Baca Juga:
Gadis Remaja 16 Tahun Yang Hilang Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibunda, Berkat Kerja Keras Polsek Bandar Huluan
Kasus yang menyita perhatian publik tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat. Hingga saat ini, belum adanya penjelasan resmi yang komprehensif mengenai perkembangan penyelidikan membuat ruang spekulasi semakin berkembang di tengah masyarakat. Persatuan Wartawan Simalungun menilai, perkara yang berkaitan dengan hilangnya nyawa seseorang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa.
Penanganannya harus dilakukan secara profesional, transparan, terukur, dan menjadi prioritas demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun dalam perkara yang menjadi perhatian masyarakat luas, aparat penegak hukum juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kepastian dan informasi yang objektif kepada publik,” demikian disampaikan dalam pernyataan Persatuan Wartawan Simalungun.
Baca Juga:
Gadis Remaja 16 Tahun Hilang Sejak 2 Mei, Keluarga Harap Bantuan Publik Mencari
Menurut mereka, lambannya pengungkapan suatu perkara dapat memunculkan berbagai asumsi negatif yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap supremasi hukum. Oleh sebab itu, keterbukaan informasi dan keseriusan penanganan menjadi hal penting agar masyarakat tidak merasa ditinggalkan dalam mencari rasa keadilan.
Persatuan Wartawan Simalungun juga meminta agar jajaran Polsek Bandar Huluan maupun Polres Simalungun dapat meningkatkan intensitas penyelidikan, termasuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian, motif, serta pihak-pihak yang diduga terlibat apabila nantinya ditemukan alat bukti yang cukup.
Selain itu, mereka mendorong agar Kapolres Simalungun memberikan perhatian khusus terhadap perkara tersebut mengingat tingginya perhatian masyarakat terhadap kasus kematian Gunardi.