“Pengungkapan perkara ini bukan hanya soal menemukan pelaku, tetapi juga menyangkut rasa aman masyarakat dan wibawa penegakan hukum. Negara harus hadir memberikan kepastian hukum dan keadilan kepada keluarga korban,” lanjut pernyataan tersebut.
Persatuan Wartawan Simalungun menegaskan bahwa kritik dan desakan yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian masyarakat sipil terhadap proses penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, bukan bentuk intervensi terhadap proses penyidikan.
Baca Juga:
Gadis Remaja 16 Tahun Yang Hilang Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibunda, Berkat Kerja Keras Polsek Bandar Huluan
Mereka berharap aparat penegak hukum dapat menjadikan kasus ini sebagai atensi serius dan membuktikan kepada masyarakat bahwa setiap perkara yang menyangkut nyawa manusia akan ditangani secara maksimal tanpa pandang bulu.
“Kami percaya aparat penegak hukum memiliki kemampuan dan kewenangan untuk mengungkap kasus ini. Karena itu, publik menunggu langkah konkret, transparansi, dan keberanian dalam menuntaskan perkara tersebut hingga terang benderang,” tutup pernyataan Persatuan Wartawan Simalungun.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Polsek Bandar Huluan maupun Polres Simalungun belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru pengungkapan kasus kematian Gunardi.
Baca Juga:
Gadis Remaja 16 Tahun Hilang Sejak 2 Mei, Keluarga Harap Bantuan Publik Mencari
[ Redaktur : SJM14 ]