METROSIANTAR, WahanaNews.co - Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai dugaan keretakan pada proyek Rigid Pavement (beton kaku) di Jalan Surfaktan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Project Manager A. Hutagaol dari PT NCP (Nusantara Cemerlang Prospero) memberikan klarifikasi terkait kondisi proyek tersebut. Selasa, 14 Juli 2026.
Menurut A. Hutagaol, pihaknya telah menerima informasi mengenai adanya retakan yang menjadi sorotan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai prosedur teknis dan akan dilakukan pemeriksaan di lapangan untuk mengetahui penyebabnya.
Baca Juga:
Atasi Kekeringan, Kementerian PU Bangun Sumur Bor dan Irigasi di Nganjuk
"Kami akan melakukan pengecekan dan evaluasi sesuai ketentuan. Apabila ditemukan bagian pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi atau masih menjadi tanggung jawab pelaksana, maka akan dilakukan perbaikan sesuai mekanisme yang berlaku," ujar A. Hutagaol.
Ia juga menegaskan bahwa setiap pekerjaan konstruksi memiliki proses pengawasan dan masa pemeliharaan, sehingga apabila ditemukan kekurangan yang menjadi tanggung jawab penyedia jasa, pelaksana wajib melakukan perbaikan.
A. Hutagaol mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil pemeriksaan teknis agar informasi yang berkembang di masyarakat tetap berdasarkan fakta. Ia menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan demi menjaga kualitas pembangunan infrastruktur di kawasan KEK Sei Mangkei.
Baca Juga:
Kemen PU Apresiasi Peran Generasi Muda dalam Penanganan Bencana di Sumatera
Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk klarifikasi atas pemberitaan yang berkembang, sekaligus menegaskan komitmen untuk memastikan pekerjaan konstruksi memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.
[ Redaktur : SJM14 ]