Dalam acara yang sama, Habib Zen Assegaf yang populer dipanggil Habib Kribo mengatakan tidak perlu ada klaim politik identitas atas nama agama karena Nabi Muhammad SAW tidak pernah mendirikan negara agama. "Jadi tidak perlu mengklaim klaim politik identitas yang menurut saya itu perbuatan biadab. Satu karena dia tidak mewakili kebenaran Islam. Kedua karena tidak pernah diajarkan oleh Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam untuk mendirikan negara agama, Nabi Muhammad tidak pernah mendirikan negara agama dan tidak menyontohkan. Jadi ini penyesatan semua yang ada saat ini, dan ini kita harus lawan," ujar Habib yang tenar dengan nama Habib Kribo ini.
Sementara Zen juga menyatakan bahwa isu agama, khususnya yang dibawa oleh PA 212 akan terus digulirkan oleh yang berkepentingan, utamanya yang ambisi kekuasaan.
Baca Juga:
Daftar 26 Calon Menteri Prabowo Nonparpol
Pemateri selanjutnya Fredi Moses Ulemlem menyatakan sebagai warga yang taat dan cinta terhadap Pancasila secara tegas menolak aksi masa reuni 212 yang akan dilakukan oleh sekelompok orang atas nama agama, 212 bukan instrumen negara yang selalu mengatasnamakan negara dan rakyat, Fredi menyeruhkan kepada seluruh Rakyat Indonesia untuk berani nyatakan tolak aksi masa reuni 212 dan hentikan politisasi agama. Jangan takut nyatakan itu.
Agama adalah saluran komunikasi individu manusia dengan Tuhan-nya, bagaimana individu manusia meminta petunjuk kehidupan, pertolongan, berkah dan keselamatan kepada Tuhannya yang dipercaya dan disembah. Agama bukan wadah politik untuk mencapai kepentingan politik sekelompok orang.
"Kita hidup di negara yang didalamnya ada Pancasila yang sudah menjadi kesepakatan hidup bersama dalam perbedaan. Perbedaan adalah kekayaan bangsa Indonesia untuk terus merajut persatuan dan kesatuan bangsa yang didalamnya terdapat nilai-nilai kebhinekaan," ungkapnya.
Baca Juga:
Peran Kejaksaan dalam Perjuangan Kemerdekaan: Jejak Tokoh-Tokoh Terkemuka
Memang negara Indonesia adalah negara demokrasi tapi ada norma-norma hukum yang sudah mengatur kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kita bangsa beradab warga negara harusnya punya adab sesuai nilai-nilai luhur yang tertuang dalam Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa.
Albert Soekanta ketua Umum Relawan Padamu Negeri ketika ditanya wartawan melalui wa tanggapannya mengenai acara Stop Politisasi Agama, Tolak aksi massa reuni 212.
Rakyat Indonesia tau bahwa acara-acara seperti itu dilakukan oleh kelompok tertentu yang bernuansa Politik tapi dibungkus dengan Agama. "Kita menyakini rakyat Indonesia masih mencintai Republik ini dan Pancasila. Kita setuju dengan teman-teman lainnya agar pemerintah pusat dan Kapolri dapat tegas terhadap mereka-mereka yang mempolitisasi Agama,hendaknya kegiatan-mereka ditolak dan tidak diberikan ijin