METROSIANTAR, WahanaNews.co - PT Asia Global Venture (AGV) menjalin kerja sama strategis dengan PT Alliance Consumer Product Indonesia dalam rangka membuka lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia khususnya Simalungun dan Batu Bara. Program rekrutmen ini dilakukan secara gratis tanpa mengutip biaya apa pun dari para pencari kerja.
Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen PT AGV dan PT ACPI untuk mendukung pengurangan angka pengangguran serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang profesional, berintegritas, dan siap kerja sesuai kebutuhan industri, sesuai dengan Program kerja Disnaker Simalungun dan Batu Bara.
Baca Juga:
Diduga Abaikan dan Singkirkan Tenaga Kerja Lokal, Project PT EcoOils di KEK Sei Mangkei Tuai Kecaman Publik
Direksi PT Asia Global Venture menyampaikan bahwa proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan, profesional, dan berpedoman pada ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.
"Kami menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Jika ada pihak yang mengatasnamakan PT Asia Global Venture atau PT Alliance dan meminta sejumlah uang, maka itu dapat dipastikan bukan bagian dari kami,” tegas manajemen PT Asia Global Venture.
Lowongan kerja yang dibuka mencakup berbagai sektor, mulai dari jasa tenaga kerja, cleaning service, administrasi, hingga sektor pendukung bisnis lainnya, baik untuk penempatan dalam negeri maupun kerja sama dengan mitra luar negeri sesuai regulasi.
Baca Juga:
Diduga Jadikan PKWT Modus Pelanggaran, PT Basic International Sumatera Putus Kontrak Pekerja Lokal Sepihak
PT Alliance Consumer Product Indonesia sebagai mitra kerja sama menyatakan kesiapan dalam mendukung penyediaan lapangan kerja yang layak, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan tenaga kerja.
Melalui kolaborasi ini, PT Asia Global Venture dan PT Alliance Consumer Product Indonesia berharap dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat pencari kerja serta menjadi perusahaan pilihan dalam penyediaan tenaga kerja yang berkualitas dan berdaya saing.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap praktik percaloan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi pungutan liar yang mencatut nama kedua perusahaan tersebut.